Virus Corona adalah Senjata Biologis?

191

Bupati Pidie Roni Ahmad menjelaskan asal-usul COVID-19(Virus Corona) viral di aplikasi percakapan. Roni menyebut virus corona berasal dari senjata biologis yang dipakai di negara tertentu.

Dalam video berdurasi 4 menit 48 detik tersebut, Roni duduk di kursi dikelilingi sejumlah orang, diantaranya ialah Kepala Dinas Kesehatan Pidie Efendi. Lelaki yang akrab di panggil Abusyik ini mengenakan peci khasnya berwarna merah.

Mulanya roni mengajak semua pihak dan masyarakat Pidie mengantisipasi penyebaran virus Corona. Usai itu, dia menjelaskan asal muasal virus yang mewabah di hampir seluruh dunia itu.

“Kalau menurut saya, Pak Kadis Kesehatan, ya ini virus Corona ini berasal dia dari senjata biologis,” kata Roni, Sabtu (4/4/2020).

Lalu Abusyik menjelaskan cara bekerja virus ini, salah satunya, yaitu listriknya. Dia menyebut senjata itu dipakai di negara dengan rakyatnya yang membeludak.

“Jadi senjata biologis sudah masuk ke dalam ranah teknologi elektronik, jadi jarak kerjaannya dia yang pertama kali yang mendukung faktor dia bisa bekerja adalah salah satunya ialah listriknya, pembangkitnya, listrik, dia sama,” jelas Abusyik.

“Karena senjata itu pada dasarnya mereka menggunakan pada suatu saat. Itu ada negara-negara yang intinya mereka menggunakan pada saat misalnya rakyatnya sudah membeludak, dan tak ada tempat lagi untuk berteduh di negaranya. Kebiasaan mereka akan melakukan hal-hal seperti ini,” ujarnya.

Selain itu, jelasnya, senjata biologis itu juga dipakai padasaat perang dunia-3. Menurutnya, senjata biologis itu juga disebut sebagai sebagai senjata kimia.

“Maka untuk menangani ini, yang pertama sekali jika kita mau memutuskan tali rantai merebaknya virus tersebut, kalau saya seandainya ini merebak terhadap masyarakat saya, rakyat saya, anak-anak saya yang ada di Kabupaten Pidie, ini saya tak peduli siapa dia, jika tiba waktunya, apapun saya lockdown,” ucap Abusyik.

Abusyik mengaku tau asal-usul virus Corona itu. Di akhir video, Abusyik menyebut kondisi Pidie pada saat ini masih normal dan stabil. Dia mengajak masyarakat tak panik menghadapi virus corona tersebut.

“Kita doakan kepada Allah ada solusi untuk kita tangani di kabupaten kita sendiri mudah-mudah dijauhkan oleh Allah dari virus-virus tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten Pidie Muhammad Fadhil mengatakan video itu diambil pada saat Abusyik meninjau posko penanganan Corona pada hari Kamis tanggal 2 april 2020 pada malam hari. Begitu datang, Abusyik disodori data penanganan Corona di Kabupaten Pidie.

“Ada beliau bilang itu pada penjabaran, tetapi yang beliau bilang bukan pada inti. Yang beliau bilang ini semacam senjata biologis yang diciptakan untuk perang dunia-3, begitu kata beliau jika saya tidak salah,” ujar Fadhil, Sabtu (4/4).

Fadhil berdiri di belakang Abusyik pada saat video itu direkam. Ada sejumlah pejabat lain di sana, yakni Kepala BPBD, Sekda, Asisten 2, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, wartawan, dan beberapa petugas posko.

“Nah, di sini beliau melihat bahwasannya jika memang bukan, kita juga punya asumsi bahwa ini menjadi asumsi kita semua padasaat ini apakah virus ini diciptakan atau memang ada sendiri, jadi saya rasa tak ada yang salah dalam asumsi dia cuma mungkin penyampaian beliau disaat kondisi tidak tepat. Mungkin dalam dua-tiga tahun ke depan kita sudah membenarkan,” ungkap Fadhil.

Menurutnya, Abusyik saat itu berbicara asal muasal virus itu sampai menyebar dengan cepat ke hampir seluruh dunia.

“Saya juga berasumsi atas asumsi beliau bahwa seolah-olah kita hari ini hanya mau tahunya Corona. Kita tak melihat unsur bagaimana terjadinya Corona dan proses penyebarannya itu bagaimana. Walaupun secara medis dikatakan itu lewat kontak dengan yang sakit atau bersin lalu air liurnya dia mengenai kita,” kata Fadhil.