Viral Video Pria Mengaku Keturunan Sultan, Ambil Tahta Keraton Kasepuhan Cirebon

121

Gudanggames.net – Beredar viral di dunia maya seorang pria mendeklarasikan pengambilalihan tahta di Keraton Kasepuhan. Video berdurasi sekitar 1 menit itu berisikan tentang pengakuan bahwa dirinya merupakan keturunan asli dari Sultan Sepuh ke XI.

Menurut pria yang diketahui bernama Raden Rahardjo Djali itu, alasan utama pengumuman tersebut disampaikan karena kondisi keraton yang dianggap tidak terawat.

Mendeklarasikan Diri

Pria dalam video yang diunggah oleh akun YouTube Sopolki itu mengaku sebagai cucu dari istri kedua Sultan Sepuh XI Jamaludin Aluda Tajul Arifin, yakni Nyi Mas Rukjah.

“Bismillahirrahmanirahim, Assalamualaikum Wr Wb. Hari ini tanggal, hari Sabtu, tanggal 27 Juni 2020, kami keturunan asli dari Sultan Sepuh ke XI, Jamaludin Aluda Tajularifin, Dengan ini menyatakan bahwa kami mengambil alih Keraton Kasepuhan dari tangan kekuasaan saudara Arief, demikian statemen yang kami buat, dan ini untuk disebarluaskan kepada kalangan pemerintah di Kabupaten Cirebon Pemerintah Jawa Barat dan Masyarakat Cirebon,” ujarnya.

Menyegel Keraton

Bahkan menurut informasi yang dilansir dari liputan6, Rahardjo juga sempat menyegel pintu masuk menuju Keraton Kasepuhan lantaran kecewa dengan keadaan keraton yang sekarang karena kotor dan tak terawat.

Saat dihubungi oleh wartawan, Rahardjo memang telah merencanakan penyegelan sejak 23 Maret 2020 lalu. Namun, pandemi Covid-19 dan keputusan pemerintah yang menerapkan PSBB membuat rencana itu baru terlaksana pada Sabtu lalu.

“Baru bisa dan ada kesempatan hari ini hasil koordinasi dengan keluarga juga,” kata dia.

Sudah Mencoba Berdialog dengan Sultan Arif

Ia mengungkapkan bahwa sebelum melakukan penyegelan tersebut pihaknya telah mencoba berkomunikasi dengan kasultanan di Kasepuhan (Sultan Arief Natadiningrat, pemimpin saat ini), namun ia menilai jika beliau selalu menolak perundingan terebut.

“Ini sudah lama sekali sekitar lima tahun ada kami pendam terus kami tahan terus tapi kan lama-lama memuncak dan kami terpaksa ungkap,” ujar dia.

Menyesalkan Tindakan Rahardjo

Kendati sedang dalam keadaan kurang baik di Bandung, Sultan Sepuh PRA Arief Natadiningrat saat dikonfirmasi menjelaskan jika dirinya sangat menyesalkan tindakan dari Rahardjo dan akan mencoreng citra dari Kota Cirebon.

Ia akan memberikan klarifikasi saat sudah pulih dan kembali ke Cirebon beberapa waktu ke depan.

“Saya masih dirawat di Bandung. Tidak usah diladeni bikin malu Cirebon. Nanti saya klarifikasi kalau sudah di Cirebon,” kata dia.

Siap Menggunakan Jalur Hukum

Sultan Sepuh PRA Arief juga menambahkan jika tuduhan tersebut tidak mendasar dan akan segera mengambil jalur hukum atas insiden pengambilalihan tahta itu, karena sudah melanggar hukum.

“Kejadian ini (video pengambilalihan Keraton Kasepuhan) layak dilaporkan secara hukum ke Kepolisian,” kata Sultan Arief dalam keterangan tertulis yang diterima di Cirebon, Minggu, via ANTARA.

Saat ini kondisi keraton sudah dalam keadaan kondusif dan gembok yang digunakan Rahardjo untuk menyegel pintu pun sudah dilepas.

“Sudah kondusif gembok sudah dilepas,” kata Sultan Arief.