Tak Dapat Restu Dari Ibu Kandung, Pasangan Ini Akhirnya Menikah Di Kantor Polisi!

88

Gudanggames.net – Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa cinta itu buta. Buta di sini bisa diartikan sebagai seseorang yang mencintai orang lain tanpa menghiraukan perkataan orang lain.
Baik orang mengatakan bahwa kita tidak pantas dengannya karena jelek, tidak cocok karena dia jahat, dan lain sebagainya. Jika seseorang sudah cinta buta, maka hal semua yang dibilang tentang orang yang kita cintai itu tidak akan pernah terlihat.
Hal itu karena kita memang telah cinta buta pada seseorang. Mungkin itulah yang tengah dirasakan oleh seorang pria yang satu ini. Pria ini rela menentang ibu serta keluarganya yang lain asal dapat menikah dengan wanita yang ia cintai.
Bahkan pria ini sampai menumpang menikah di sebuah kantor polisi agar pernikahannya tetap berlanjut. Pria tersebut bernama Aditya Bagus Febriantono.
Perempuan yang dinikahinya itu ialah Ratri Listyorini. Sepasang kekasih tersebut mau tidak mau harus menumpang menikah di kantor polisi Sektor (Polsek) Laweyan, Solo.
Pasalnya, pernikahan mereka itu ditentang oleh keluarga Aditya. Ibu Aditya tidak merestui pernikahan anaknya tersebut dan tak setuju anaknya menikah dengan Ratri.

Sebelumnya, pernikahan ini direncanakan digelar di salah satu rumah makan yang berada di Solo. Tapi, karena pernikahan berujung kericuhan yang disebabkan oleh keluarga mempelai pria, lokasi pernikahan terpaksa dipindahkan.
Polisi akhirnya bersedia meminjamkan ruangan di kantor polisi sebagai tempat ijab kabul bagi Aditya dan Ratri sehingga pernikahan mereka pada hari itu tidak batal.
Dalam video yang viral di media sosial, ibu Adit yang bernama Endang, marah-marah karena tidak terima dengan keputusan anaknya.
Padahal, dia sudah berusaha memisahkan Adit dan Ratri, tapi anaknya masih tetap keras kepala untuk menikah. Bagi keluarga Adit, Ratri bukanlah wanita baik-baik dan tidak pantas bersanding dengan dirinya.
Inilah alasan kenapa mereka bersikeras membatalkan pernikahan tersebut.
Tak main-main, Endang bahkan tidak segan-segan mengucapkan sumpah serapah kepada kedua mempelai karena pernikahan tidak kunjung dibatalkan.
Sang ibu menyumpahi anak kandung dan menantunya itu dengan ucapan tidak akan bisa punya anak jika pernikahan ini tetap dilaksanakan.
Kandanamu ora keno to lhe! Rungokne kuwe, angger kuwe nekad rungokne sumpahe ibuke lhe yo! Kuwe sampek nduwe anak seko iki, ora bakal lahir dene nek iso lahir cacat sak uripe,” teriaknya.
“Sumpahe mbokmu sing mbok gae loro ati! Rungokne kui wis, iki mbokmu sing tok gae loro ati sing mbrojolke kuwe!,” tambahnya.

Yang artinya berikut ini.
“Kamu diperingatkan tidak bisa nak! Dengarkan, kalau kamu masih nekat, dengarkan sumpah ibumu ini! Jika kamu sampai punya anak, itu tak akan pernah bisa melahirkan atau jika sampai melahirkan, akan cacat sepanjang hidupnya. Ini sumpah ibumu yang kamu buat sakit hati! Dengarkan itu, ini ibumu yang sudah kamu buat sakit hati dan yang melahirkanmu!”
Peristiwa tersebut menuai beragam komentar dari netizen. Ada yang mendukung perbuatan si ibu, tapi ada juga yang menilai perlakuannya itu sudah keterlaluan.
Soalnya ini anak sendiri loh yang disumpahin. Kalau ntar anaknya kenapa-kenapa kan yang sedih dia juga. Ada juga netizen yang setuju kalau pernikahan ini dibatalkan karena restu dari orangtua itu sangat penting.
Namun, pada akhirnya proses ijab kabul tetap dilaksanakan dan Adit serta Ratri kini sudah sah menjadi pasangan suami istri yang sah di mata agama dan negara.