Pria Dipenjara Secara Salah

119

Seorang pria telah menghabiskan waktu selama empat puluh enam tahun lamanya didalam penjara sebelum akhirnya ia divonis tidak bersalah, dan pria tersebut bernama Richard Phillips yang selanjutnya merancang rencana untuk membunuh orang yang telah menjebak dan memfitnahnya. Disini Richard Phillips mampu menghabiskan waktu selama itu sendirian menghabiskan waktunya dengan menulis sajak dan juga melukis menggunakan cat warna. Akan tetapi pada hari – hari tertentu dimana ia diwajibkan untuk bertahan hidup didalam penjara, ia membawa pisau tersembunyi dibalik bajunya untuk melindungi diri.

Richard Phillips adalah seorang pria tinggi dan bahu lebar dan memiliki kebiasaan bersenandung sejak masih kecil, dan kebiasaan tersebut ketika ia dewasa didalam mobil, saat makan malam, dan berlanjut hingga ia masuk kedalam penjara seakan – akan tidak ada satu hal pun didunia ini yang bisa menghentikan senandungnya. Dua (2) hari berselang setelah Richard Phillips divonis bersalah dan dihukum penjara seumur hidup ditahun 1972, ia menulis puisi pertama sepanjang hidupnya. Saat itu ia berusia 26 tahun dan tidak lulus sekolah sehingga tidak ada kegiatan lain yang bisa ia lakukan guna menghabiskan waktu.

Selama didalam penjara, Richard Phillips mengaku ia rindu menggendong anaknya, dan satu – satunya cara agar ia bisa pulang kembali ke keluarganya ialah dengan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Richard Phillips sendiri sempat beberapa kali melayangkan banding ditahun 1974 dan 1975 namun keduanya ditolak oleh majelis hakim. Saat itu juga ia berpikir bahwa kemungkinan bandingnya untuk diterima akan meningkat apabila ia mampu menyewa jasa pengacara yang lebih baik, sehingga Richard Phillips berinisiatif untuk mendapatkan pekerjaan pada pabrik yang memproduksi plat nomor polisi di penjara.