Heboh, Peserta Ijtima Gowa yang Diisolasi di RS Malah Main-main

787

Gudanggames.net – Puluhan peserta Ijtima Ulama Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan yang diisolasi di RS Pratama Manggelewa, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) panen kecaman dari publik. Selama menjalani masa karantina, para peserta justru menjadikan area Rumah Sakit sebagai arena bermain.

Aksi para peserta Ijtima yang sedang bermain diabadikan dalam video dan beredar luas di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Twitter @narkosun.

Dalam video singkat itu terlihat sejumlah orang menaiki kursi lalu diseret. Mereka menjadikan kursi tersebut seperti gerobak yang ditarik oleh orang yang lain.

“Maksudnya gimana ini? Kursi dinaiki gitu kan bisa rusak lantai rumah sakit juga bisa baret-baret,” tulis akun itu, Rabu (22/4/2020).

Para peserta itu terlihat mengenakan masker. tetapi mereka tetap berkumpul tak memperhatikan jarak aman.

Mereka justru menjadikan lobi rumah sakit sebagai arena bermain mereka. Tak hanya itu, ada pula video lainnya yang menunjukkan para peserta lari berkeliling rumah sakit secara beramai-ramai.

Mereka terlihat berolahraga sembari bermain dengan para peserta lainnya. Lagi-lagi mereka tidak memperhatikan jarak aman antar orang.

Aksi para peserta itu menuai protes keras dari publik. Banyak orang yang merasa kasihan dengan para tenaga medis di tempat isolasi tersebut sebab diduga banyak diacuhkan oleh para peserta.

“Tak bisa dibayangkan bagaimana perasaan tenaga medis di lokasi tersebut. Makan hati? Pasti karena tenaga medis di sana yang punya potensi paling terancam dengan cara seperti ini,” tulis akun @rio_ramabaskara.

“Miris, kuatkan paramedis yang bekerja di sana,” kata @unityshirt.

“Yang punya tiket ke surga mah bebas,” tutur @infidelsjerome.

Untuk diketahui, ada 65 orang jamaah Ijtima Ulama Dunia asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Dari total 65 orang itu, sebanyak 32 orang dirawat dan diisolasi di RS Pratama Kecamatan Manggelewa. Sementara sisanya diisoasi di RS Nangkara, Kecamatan Pekat.