Heboh, Dugaan Pembubaran Paksa Ibadah di Cikarang, Ridwan Kamil Bereaksi

147

Gudanggames.net – Viral di media sosial video yang memperlihatkan dua orang pria diduga membubarkan ibadah sebuah keluarga Kristen.

Berdasarkan video yang diunggah oleh Julio Sebastian Sihombing dan Arion Frederick Sihombing, seorang pria berpeci menghardik penghuni rumah.

Namun, orang yang merekam video merasa keberatan dengan pembubaran tersebut karena mereka hanya melakukan ibadah di rumah.

Peristiwa ini terjadi di Kp. Rawasentul rt/rw 01/04 Desa Jayamukti, kecamatan cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Ini kan ibadah biasa pak,” ujar si perekam, Minggu 19 April 2020.

“Bukan masalah ibadah, itu kaga boleh!” kata lelaki berpeci.

Pria berpeci itu tampak keberatan jika direkam, sehingga berusaha untuk merebut ponsel tersebut. Namun, si perekam bersikeras melakukan hal tersebut sebagai dokumentasi.

“Saya video wajib dong, saya bisa lapor nanti ini,” tutur si perekam video tersebut.

“Silahkan lapor!” jawab lelaki berpeci tersebut.

Berdasarkan keterangan Arion dan Julio, mereka sedang melakukan ibadah di rumah karena di tengah pandemi virus corona Covid-19 ini, ibadah di gereja ditiadakan sementara. Tapi, tiba-tiba ada oknum hendak membubarkan ibadah.

“Kronologi nya kami biasa mengadakan ibadah di rumah usai kejadian Covid-19 ini, dan yang pasti keluarga inti tentunya, tetapi tibatiba pak Hj ini dan pak RT datang langsung marah-marah sambil bawa kayu dan membubarkan ibadah kami”.

“Aku langsung videoin kejadian tersebut, kemudian dia pergi cuma kami takutnya nanti malam dia akan bawa masa (sekitar 12 tahun yang lalu dirumah kami pernah didemo pada saat ibadah syukuran rumah, dan di teror 1 bulan penuh di lemapari batu tengah malam, dan kami terpaksa berjanji supaya tidak mengadakan ibadah dirumah”.

Video ini pun telah dilihat oleh Gubernur Ridwan Kamil. Lewat kolom komentar dia sangat menyesalkan hal tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya.

“Saya akan cek malam ini ke aparat setempat. Sangat di sesalkan, seharusnya ini tidak boleh terjadi. Karena beribadah adalah hak setiap warga. Dan sudah sesuai anjuran untuk tidak melakukannya di ruang publik selama pandemi Covid-19,” tulis Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

Eks jubir PSI, Dedek Prayudi juga angkat bicara terhadap kasus dugaan pembubaran paksa ibadah di rumah tersebut. Dia meminta Ridwan Kamil “membina” oknum yang menghentikan paksa ibadah.

“Satu, orang ini melakukan penerobosan properti orang lain tanpa izin. Dua, orang ini melanggar prinsip kebebasan beribadah yang sudah dijamin Pancasila dan UUD’45. Tiga, orang ini mendiskriminasi pemeluk agama lain. Wajib “dibina”! Kejadian siang ini di Cikarang, Jabar. cc @ridwankamil,” tulis Dedek melalui Twitter-nya, Minggu (19/4/2020).

Berdasarkan unggahan Instastory Arion, saat ini tengah dilakukan proses negosiasi dengan Polres Bekasi.