Corona Mengakibatkan Infeksi Pada Jantung

307

Pihak kedokteran di Hong Kong sendiri menemukan bahwa orang – orang yang dinyatakan sudah sembuh dari COVID-19 berkemungkinan besar memiliki suatu kerusakan pada jaringan paru – paru mereka yang mampu menyebabkan berbagai permasalahan pernafasan, dan bahkan yang paling parahnya adalah ketidakmampuan orang “sembuh” tadi untuk melakukan olahraga atau aktivitas fisik agak berat. Secara garis besarnya, dokter di Hong Kong menyatakan bahwa beberapa pasian bahkan mengalami penurunan aktivitas paru – paru sebesar dua puluh hingga tiga puluh persen (20% – 30%) bahkan setelah dinyatakan benar – benar sembuh.

Meskipun penyakit Corona atau COVID-19 ini tengah menjadi pusat perhatian dunia internasional, namun tetap saja para dokter, perawat, dan pihak terkait lainnya berada digaris depan berkutat dengan permasalahan penyakit ini sekalipun mereka telah mendapatkan masker, ventilator, maupun peralatan lain yang memadai. Disamping kerusakan paru – paru tadi, banyak juga pasien COVID-19 ini yang mengalami permasalahan dibagian jantung, sehingga tidak sedikit dari mereka yang mati akibat serangan jantung seperti sebagaimana didalam video yang sempat viral beberapa bulan lalu di Wuhan, Cina.

Belakangan ini, banyak sekali data yang dihimpun oleh World health organization alias badan kesehatan dunia mengenai COVID-19 dimana utamanya berasal dari Italia dan juga Cina, dua negara pengidap corona terbesar disusul Amerika Serikat, atau lebih tepatnya di Washington dan juga New York. Banyak sekali ahli jantung yang yakin dan percaya bahwa penyakit Corona ini mampu memberikan infeksi kepada otot jantung dan penelitian awal menemukan bahwa satu pada setiap lima pasien mengalami hal naas tersebut disamping kematian, sekalipun mereka tidak mengalami masalah pernafasan.